10 Hari Gelisah Menulis

regram dari @ffazlurrahman – Tidak adil jika kita membedakan seseorang hanya karena kita memiliki latar belakang yang berbeda dengan mereka, entah itu karena suku, agama, ras maupun anatomi. Negara ini merupakan kepulauan dari sabang sampe merauke, dimana tiap-tiap masyarakat memiliki kepercayaan budaya dan tradisi masing-masing yang mereka pegang dengan teguh. Setiap orang bebas memiliki ruang atas kepercayaanya, kemudian karena kita tidak hidup sendiri di negara ini, ketika kita bergerak selalu pastikan bahwa ruang kepercayaan kita tidak menghimpit dan mempersempit ruang kepercayaan orang lain. .
.
Jangan pernah paksakan keyakinan mu kepada orang lain, karena setiap orang jelas berbeda, dan lebih tegas lagi kamu tidak punya hak istimewa untuk melakukan itu, kecuali kalau kamu adalah sang Maha Kuasa. Kebenaran terkadang tidak selamanya berada di dalam pagar keyakinan, mungkin saja adanya luar
.
Aku memiliki sahabat yang sepertinya menikmati keberagaman, namanyaa Eka. Dia selalu bilang, namaku Eka, aku manusia dan aku Indonesia, dia menganggap dirinyaa Indonesia karena garis leluhurnya yg memang berasal dari bermacam-macam suku, contoh kakek dari ibunya berasal dari Jawa, sedangkan nenek dari sang ibu berasal dari Makasar. Ia selalu heran kenapa ada yang bisa mengatakan bahwa suatu kepercayaan atau kebudayaan lebih baik dari kepercayaan atau budaya yang lain. Ia pernah berkata “analogikan saja kepercayaan itu seperti warna, bisakah kamu menentukan warna mana yang paling baik
.
Tidak ada standart yang menentukan warna apa yang paling baik, hanya saja kita memiliki selera masing-masing, sedangkan untuk kepercayaan, kita memiliki perjalanan batin masing-masing”. Bagi Eka perbedaan dan keberagaman merupakan sebuah keajaiban yang terlalu baik
.
Ia tidak pernah mengatakan kepercayaan apa yg dia anut, aku pernah sekali bertanya padanyaa, dia menjawab “untuk apa mengetahuinyaa, tidakah cukup mengetahui bahwa aku adalah manusia yang sama seperti mu?” aku tertegun dan malu sejadi-jadinya, pada waktu itu aku seperti bersalah dan merasa lebih baik dihukum saja.
#10HBCGelisah #10HBCGelisah06 – #regrann
via Instagram http://ift.tt/2qm1hCz

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s