10 Hari Gelisah Menulis

regram dari @inpusar – Tidak adil jika kamu tidak mendapat kesempatan yang sama besar seperti film-film horor itu, untuk tayang di bioskop komersil. Kata bos pemilik bioskop, kamu cuma punya waktu 3 hari untuk bisa ditonton. Lalu hari pertama, kamu memberi promo “beli 1 dapat 2 tiket”. Hari kedua, kamu ajak kawan dan kerabat untuk nonton bareng dengan tiket potongan harga. Hari ketiga, kamu beri snack dan minuman gratis pada siapa saja yang mau menonton mu. Tapi sayang, siasatmu tetap tak bisa memenuhi target penonton yang ditetapkan si bos. Kamu dipaksa turun dari layar.

Dua hari kemudian, kamu langsung membuat pemutaran gratis di mana-mana. Asal bisa dinikmati oleh siapa saja. Ah kamu itu terlalu baik. Persis dengan sutradara sekaligus produsermu itu. Padahal jelas-jelas kamu sedang rugi. “Ia tidak pernah memikirkan keuntungan, yang paling penting isi film itu tersampaikan,” aku bercerita pada si bos. Sayang, si bos tak mendengar, karena si bos cuma tahu film yang mendatangkan uang…uang..uang. “Sepertinya, definisi film bagus antara kita berbeda, ” ucapku kesal, dan beliau malah tertawa. Aku berharap beliau dihukum saja. Cuma lalu aku teringat pada pasal 1: bos selalu benar. Dan Pasal 2 : “Jika bos salah, lihat pasal sebelumnya.” #10hbcgelisah #10hbcgelisah06 – #regrann
via Instagram http://ift.tt/2rZxuRn

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s