10 Hari Gelisah Menulis

regram dari @vandakemala – Tidak adil jika kau suka ceriwis menilai hidup seseorang hanya dari apa yang kamu lihat, tanpa tahu secara detail kenyataannya. Tanpa benar-benar tahu kehidupan yang dia jalani. Hidup orang lain itu tak sesederhana yang ada di pikiranmu. Ditambah lagi, terkadang pikiranmu itu terlalu picik, sampai akhirnya membuatmu mudah memberi label atas hidup orang lain, yang tak terlalu baik.

Ia tidak pernah sudi untuk rewel menilai ini-itu tentang hidupmu, yang bukan urusannya. Bahkan, andai ada kabar buruk tentangmu yang mampir ke telinganya, ia selalu berusaha mencari sisi positif dari semuanya. Ia tak pernah ambil pusing atasmu. Lalu, kenapa pula kau lebih suka mengurusi hidupnya, dibandingkan mengurus hidupmu sendiri?

Betul, setiap orang ada kurang-lebihnya. Tapi sungguh, jauh lebih elok kalau kau bisa memilih diam, lalu berintrospeksi atas hidupmu sendiri. Apakah hidupmu sudah terlalu sempurna, sampai kau lebih suka sibuk menilai hidup orang lain, yang tak penting-penting betul untuk kau urusi?

Sudahlah, tak perlu kau sibuk mengurusi sesuatu yang bukan urusanmu. Kasihan otak dan lidahmu, yang jadi algojo atas hidup orang lain, tanpa tahu permasalahannya. Belajarlah untuk berhenti ceriwis dan memberi orang lain label buruk sesuka hatimu. Berhentilah atau lebih baik, otak dan lidahmu itu dihukum saja.
.
.
.
@30haribercerita #10hbcgelisah06 #10hbcgelisah – #regrann
via Instagram http://ift.tt/2rl4pnx

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s