10 Hari Gelisah Menulis

Regram dari @stefaniafanya – .
.
Waktu hidup di dalam lagu milik Tulus:
Kau terima semua kurangku
Kau tak pernah marah bila kusalah –
– adalah masa yang paling membahagiakan.
Karena
Tak terhitung berapa masa pencobaan untuk mati
– Kau selalu memuji apapun hasil tanganku yang tidak jarang payah. –
Selalu dikatakannya yang baik-baik.
Yang membangun.
Menyemangati. Melegakan.
.
Berkali-kali sejak awal mula dikatakannya:
Non scholae sed vitae discimus.
Kita belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup.
.
Kemudian bilamana aku ingin hidup dengan sekolah? Belajar di sekolah?
.
Sehingga jika kini berkali-kali dipertanyakannya “buat apa sekolah? Buat apa sekolah lagi? Buat apa sekolah terus?”
Maka telah tercium aroma percobaan pembunuhan.
#10hbcgelisah #10hbcgelisah05 @30haribercerita
via Instagram http://ift.tt/2qVhhO9

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s