10 Hari Gelisah Menulis

Regram dari @anisasativa – Sekolah buat apa? Dulu saya semasekali gak memikirkan itu. Sekolah ya sekolah, masuk jam 7, kalau terlambat kena tatib, sepatu harus hitam (ada putih segaris aja gak boleh, harus diwarnai pake spidol permanen atau dilakban hitam, seeetttdah), istirahat 2 kali (kadang lebih, lebihnya ilegal, dilegalkan dengan alasan ke toilet, tapi belok ke kantin, beli gorengan sama tela-tela wkwkw), di kelas belajar (disambi main poker, uno, sama kubik). Sekolah semacam rutinitas wajib yang menyenangkan gitu.

Jadi, apa tujuan kita sekolah? Biar bisa kuliah? Lalu, tujuan kuliah? biar bisa kerja? Kalo jawabannya iya, saya gak setuju. Semakin kesini, semakin sadar (karena saya ambil prodi pendidikan), kalau sekolah itu punya tujuan utama, sekolah itu (harusnya dijadikan) sarana untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Tujuan sekolah menurut saya (harusnya) adalah untuk membentuk siswa yang sintas di masa kini dan masa mendatang, kreatif, memiliki daya analisis yang baik, serta mampu menyelesaikan masalah dengan solusi yang tepat. Sudahkah sistem pendidikan di sekolah formal sesuai dengan tujuan pendidikan (impian saya)? Belum… Banyak yang perlu diperbaiki…

#10HBCGelisah #10HBCGelisah05
@30haribercerita
via Instagram http://ift.tt/2rPvgVM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s