10 Hari Gelisah Menulis

regram dari @tomihernawan – Kopi Pahit.

Di dalam kedai kopi, seorang pria setengah baya memesan sesuatu kepada si barista. “Bro, saya mau pesan kopi. Kopi yang paling pahit”. “Baik pak tunggu sebentar”, sang barista menjawab mantap.
.
Belum habis batang rokok yang dia bakar, kopi pesanannya sudah datang diatas meja.
.
Sruppp! “Bah!!! Kopi apaan ini, pahit banget”, ujarnya sambil menjulurkan lidah.
.
“Kopi paste dari grup sebelah, Pak”, jawab si barista. “Kok bisa sepahit ini?”, pria berkumis itu masih keheranan.
.
“Kopinya masih mentah, tanpa diolah, langsung dianggap pembenaran, tapi itu yang paling disukai. Masyarakat kita makin instan, ingin paling terdepan dan ingin paling benar. Padahal kenyataan aslinya pahit”, jelas si barista panjang lebar.
.
“Parah benar orang sekarang”, ujar sang pria sambil mengeluarkan selembar uang lalu pergi menghilang.

Jakarta, 23 Mei 2017.

#10hbcgelisah04 #10hbcgelisah @30haribercerita. – #regrann
via Instagram http://ift.tt/2rKX6lI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s