10 Hari Gelisah Menulis

Regram dari @shaniasya – Gue heran deh sama pemberitaan tentang konflik ras, suku, agama. Sebenernya tuh gue pernah mikir. Kita ini kurang open minded gak sih? Kita cenderung nyaman dengan hal2 yang udah biasa dan sehari hari kita jumpai. Sampai ketika ada salah satu perbedaan sekecil itu, jd besar krn terlalu sering di perdebatkan. Gue cuman mau mikir ulang, Kenapa sih masyarakat itu kurang terbuka sama suatu hal yg beda?
.
Gue punya keponakan cowok, nah dia masih sekolah TK . Suatu hari dia tuh pulang kerumah nangis, pas ditanya katanya abis di palak temen nya sendiri. Trs respon kakek, intinya laki2 ya gaboleh nangis. Setelah gue pikir-pikir itu pandangan yg kurang tepat gak sih? Nangis itu hal yg wajar buat semua orang. Termasuk laki laki. Kenapa laki-laki kalo nangis dikit di identikkan sama banci lah itulah. Gue rasa anak sekecil itu wajar nangis, masih kecil, dia posisi dipalak lagi, apalagi keponakan gue tuh kadang di jatuhin lah, di robek lah tugasnya. Itu termasuk pembully-an kan? Gue gahabis pikir kenapa hal-hal kayak gitu dianggep remeh sama sebagian orang.
.
Pernah gak sih kalian dapet temen beda rambut, warna kulit dll. Rata-rata anak yg memiliki perbedaan seperti itu bakal dijauhi sama teman sebayanya. Kita terlalu nyaman sama hal-hal yg biasa kita lihat hingga ketika kita disuguhkan sm hal yg berbeda kita bakal agak memberikan jarak sm orang yg beda dr kita. Gue bilang ini juga bisa masuk kategori bullying.
Apasih bullying itu? Serangan verbal/ fisik yg disebabkan perbedaan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, penampilan/ status sosial. Ketika seseorang atau kelompok orang merasa dirinya lebih tinggi dibandingkan orang lain di kelompok yang sama.
.
Gue rasa, perbedaan itu bukan hal yg patut di perdebatkan. Ada kalanya stop untuk membandingkan diri kita ketika benar, dgn orang lain. Sedari kecil pun kita tahu, Ketika musyawarah aja, kita diharuskan untuk mendengarkan & menerima perbedaan pendapat yang ada. Tapi kenapa masih ada yg meributkan perbedaan? Tidak ada salahnya bukan jika perbedaan adalah alasan untuk bersama. Lo masih ingat kan semboyan bangsa Indonesia? Bhinneka tunggal ika? Tau artinya? 🙂 @30haribercerita
#10hbcgelisah03
via Instagram http://ift.tt/2rIRhoY

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s